Monthly Archives: August 2015

Mimpi 80 Dollar (Part 3) – Final

Standard

Dua wanita itu menatapku dengan heran tepat setelah aku melontarkan sebuah jawaban. Melihat penampilan mereka yang elegan, dengan baju yang pastinya branded, dan kursi jabatan yang mereka duduki saat itu, mereka bukan orang sembarangan. Pasti orang cerdas. Dan tatapan heran itu pasti sangat beralasan.

“Masa kecil mereka itu susah. Kenapa kamu iri sama mereka?” Tanya seorang dari mereka- yang berambut pendek. Aku duga jabatannya lebih tinggi dari wanita yang satunya.

Aku menarik nafas sejenak sambil tetap pada posisiku. Duduk tegap di hadapan mereka dengan tatapan yang tak sekalipun kabur meski sudah dihujam banyak pertanyaan. Di detik itu juga aku mengulas senyum yang diikuti dengan jawaban.

Read the rest of this entry