Keliling Korea Tanpa Google Maps

Standard

Tahukah kamu, di Korea Google Maps tidak bisa berfungsi?

APA???!!!

Itu reaksi pertamaku saat mendengar kalau sahabat anti nyasar jaman now nggak bisa dipake di Korea.

Padahal udah pede banget mengikrarkan jalan-jalan tanpa tour guide. Itinerary udah dirancang sedemikian rupa. Lalu GLEK! 

Emang Korea nggak terdeteksi di Google Map? 

Nggak gitu juga sih. Petanya ada. Kalau kita searching dari mana mau kemana juga akan keluar hasilnya. Tapi bukan berupa navigasi yang lengkap seperti kalau pakai Google Maps di Indonesia.

Ini contohnya:

Nggak ada info navigasi untuk rute mobil dan pejalan kaki. Yang muncul hanya info bus. Itu pun menurutku infonya nggak akurat. Masa dari stasiun subway Gyeongbokgung masih harus naik bus muter-muter untuk sampai istana selama 58 menit. Padahal aslinya deket banget. Cuma memang harus jeli memilih jalan. Lurus atau belok, kiri atau kanan.

screenshot_20180317-10135341524476.jpg

Bedanya kalau cek navigasi di Indonesia

 

Kabarnya ini karena alasan keamanan. Jadi aplikasi navigasi dari perusahaan asing seperti Google, Apple, atau Microsoft tidak bisa digunakan secara maksimal di Korea. Petunjuk navigasi hanya bisa ditemukan di aplikasi yang dijalankan oleh perusahaan lokal salah satunya di aplikasi Naver Map.

screenshot_20180315-224329195474187.jpg

Tampilan Naver Map buatku menyerah

Aplikasi tersebut pakai bahasa Hangul. Berhubung aku nggak ditemenin traveling sama Oenni Song Hye Kyo, jadi nggak ada yang bantu bacain. Padahal info navigasi penting banget karena aku pengennya bisa eksplor banyak tempat dengan jalan kaki. Mengandalkan bantuan supir taksi sudah pasti bukan pilihan karena ongkosnya akan jadi muahal.

IMG_1236

Aku tanpa Google Maps

Daripada berkutat sama “APA???!!!”, aku mulai memikirkan “HOW???”-nya.

Tak ada plan yang berubah. Hanya caranya saja yang harus ganti strategi. Dan inilah “HOW” yang aku lakukan untuk tetap bisa jalan-jalan ke destinasi yang aku mau meski tanpa kamu Google Maps.

> Sebelum traveling

  1. Tentukan destinasi apa saja yang mau dikunjungi.
  2. Browsing di internet atau tanya teman yang sudah pernah ke sana untuk dapat informasi bagaimana caranya ke destinasi yang diinginkan. Lebih dekat naik bus atau subway. Turunnya di halte / stasiun apa. Kalau naik subway, keluarnya di exit berapa. Karena pintu keluar stasiun subway banyak. Kalau salah pilih, bisa jalan lebih jauh.Cari tahu juga dari halte / pintu keluar subway, kemana arah jalannya.
  3. Cek blog ini bisa jadi alternatif untuk mencari info seputar korea (^^)v (pilihan destinasi akan dilengkapi lagi :D). Kalau masih kurang jelas boleh tanya di comment.

    screenshot_20180317-081910366756825.jpg

    Contoh info dari blog

  4. Instal aplikasi transportasi Korea. Ini untuk cari tahu estimasi tarif, lama perjalanan, dan stasiun transit. Kalau aku pakai aplikasi Kakao Metro karena cukup jelas infonya.

    screenshot_20180315-0012261281666852.jpg

    Aplikasi Kakao Metro

  5. Semua informasi yang sudah dicari, dibuatkan catatan di HP ataupun di buku kecil. Jangan di telapak tangan. Ini bukan ujian #eh.

 

> Saat traveling

Informasi yang sudah dibuat bisa jadi bekal yang cukup aman untuk jalan-jalan tanpa panduan Google Maps. Tapi kadang kita nggak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Bisa saja begitu sampai ternyata malah bingung. Dari pengalamanku, ini yang aku lakukan:

  1. Wajib banget punya pasangan eh, koneksi internet :D. Entah mau pake wifi gratis atau sewa router.
  2. Gunakan secara maksimal aplikasi transportasi sebagai guide selama di sana.
  3. Browsing ulang jika masih menemukan kendala menemukan destinasi yang dituju. Waktu aku baru sampai Seoul Station, aku kebingungan cari lokasi hotel. Karena info pintu keluar subway yang sudah aku catat tidak aku temukan. Malah aku kesasar sampai ke depan Lotte Dept Store. Jadi aku browsing ulang, dari Lotte Dept Store harus kemana.
  4. Tanya pada orang lokal. Nah, ini sebenarnya opsi yang harus diawali dengan bismillah. Karena nggak semua orang korea bisa bahasa Inggris. Siap-siap pakai bahasa tubuh. Kalau masih miskom, cek tips no. 5
  5. Instal aplikasi Google Translate dan keyboard Google Korean Input. Ini senjata yang cukup ampuh. Jadi kita cukup ketik saja pertanyaan yang ingin kita ajukan di aplikasi. Lebih baik pilih mode-nya English – Korean. Karena kalau Indonesia – Korea kadang hasilnya suka kurang tepat. Nah, setelah diketik, tinggal enter. Minta si orang lokal untuk baca atau kita tekan ikon suara supaya Mbak Google-nya yang ngomong. Lalu kasih balik ke orang lokal itu untuk ketik jawabannya. Jangan lupa mode-nya dibalik jadi Korean – English.
20180317_0642521013835803.jpg

Ketik pertanyaan kita

Keyboard huruf hangul

screenshot_20180317-0642011691527377.jpg

Minta orang lokal tuliskan jawabannya

Alhamdulillah, hampir semua destinasi bisa didatangi kecuali jika kondisi terlalu dingin hingga batal menambah langkah mencari jejak. “HOW” ini ampuh menghindarkanku dari tragedi tersesat. Kalau kesasar dikit nggak apa-apa. Itu bagian seru dari traveling. Asal tahu jalan pulang. Hehehe.

Silakan kalau mau dicontek “HOW”-nya. Kalau merasa ini terlalu ribet atau malah bikin makin cemas, aku sarankan untuk ikut tur saja supaya lebih aman.

Atau mungkin ada yang nemu aplikasi peta yang lengkap berbahasa Inggris? Boleh share di comment supaya next kalau balik lagi ke sana bisa dipakai hehe.

Sekian dulu kicauan kali ini. Semoga bermanfaat. Annyeong…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s